Contoh Data Keluarga Miskin di Kebumen

 

miskinKATIGADE-Akhir tahun 2014 ini, pemerintah desa di Kabupaten Kebumen akan melakukan pendataan keluarga miskin. Dibawah ini Katigade tampilkan contoh data keluarga miskin desa-desa di Kebumen. Data ini merupakan hasil Pendataan PPLS (Program Perlindungan Sosial) tahun 2011. Pendataan PPLS yang sudah-sudah di lakukan 3 tahun sekali. Pada tahun 2005 bernama PSE (Pendataan Sosial Ekonomi). Hasil PSE 2005 juga di jadikan referensi untuk pendataan pada tahun 2008. Pada tahun 2008 PSE berubah nama menjadi PPLS. Kemudian, pada tahun 2011 ada pendataan PPLS lagi. Pendataan PPLS ini juga mempertimbangkan hasil sensus/survey sebagai rujukan. Seperti pada PPLS 2011, juga menjadikan hasil survey pada tahun 2010. Masih belum jelas, apakah di tahun 2014 ini akan ada lagi PPLS atau tidak.

PPLS ini merupakan pendataan yang di lakukan oleh BPS yang kemudian di godok oleh TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan). Sudah semestinya, hasil pendataan terdahulu menjadi rujukan/referensi, karena pendataan yang di lakukan oleh TNP2K melalui BPS ini juga melibatkan pemerintah desa sampai ketua RT, sehingga di ketahui perubahan-perubahan status keluarga miskin sesuai dengan kenyataan yang ada. Ini penting di lakukan, agar kriteria dan kategori untuk melakukan pendataan selalu ada perbaikan serta datanya valid. Merujuk pada hasil pendataan terdahulu, tidak semata karena asumsi dalam 3 tahun sudah banyak perubahan kondisi dan status keluarga miskin, namun di sana juga terdapat evaluasi sitem pendataan, kriteria, siapa yang terlibat, termasuk kriteria petugas pendataan yang kredibel, tidak asal ada.

Selama ini, data-data untuk program warga miskin masih belum sama. Ini di karenakan sumber dan kriteria yang berbeda dalam setiap implementasi program. Seperti, Raskin, BLT dan sejenisnya, KPS, Jamkesmas, PKH, BSM dan sebagainya. Jika di katakan sumber data itu dari BPS semua, pada kenyataan yang ada, terdapat perbedaan data pada banyak program kemiskinan. Perbedaan kriteria biasanya karena mengacu pada sasaran yang berbeda pada program yang berbeda pula.

Jika desa melakukan pendataan keluarga miskin, maka harus di pastikan bahwa ini akan menjadi data statistik desa yang absolut. Setidaknya, jika terdapat pendatan di masa yang akan datang dari pemerintah pusat, desa sudah punya datanya, tinggal menverifikasi. Desa lah yang paham persis akan kondisi warganya. Pendataan pemerintah pusat melalui program-program pengentasan kemiskinan semestinya merujuk pada data yang di miliki oleh desa tersebut. Jadi, pengentasan kemiskinan mungkin akan cepat dan efektif.

Download data keluarga miskin salah satu desa di kec. Karangsambung hasil PPLS tahun 2011.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: