TNP2K Paparkan Tantangan Penanggulangan Kemiskinan Pemerintahan Baru

tnp2kmiskin 1Setelah kemarin menyampaikan laporan hasil kerja kepada Wakil Presiden pada tanggal 12 Agustus 2014 yang baru lalu, Tim Sekretariat TNP2K mengunjungi Kantor Majalah (26/8) untuk memaparkan dan berdiskusi dengan Jajaran Redaksi Majalah Tempo mengenai evaluasi upaya penanggulangan kemiskinan selama pemerintahan SBY-Boediono serta tantangan yang dihadapi oleh pemerintahan baru.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto menyampaikan berbagai hal yang telah dilakukan oleh TNP2K mulai dari pengembangan Basis Data Terpadu (BDT), Peluncuran Kartu Perlindungan Sosial (KPS), serta peran TNP2K dalam perbaikan kebijakan berbagai program perlindungan sosial seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM), RASKIN, dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bambang juga menyampaikan mengenai dukungan TNP2K dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, serta uji coba mengaitkan insentif dengan kinerja guru (Kiat Guru).

Tim Sekretariat TNP2K menjelaskan bahwa salah satu mandat utama TNP2K adalah mengembangkan Basis Data Terpadu yang berisi nama dan alamat dari 40 persen masyarakat Indonesia dengan status sosial ekonomi terendah. Hasil pengembangan BDT ini, selain daftar nama dan alamat, data sebarannya juga dapat digunakan untuk kepentingan analisis berdasarkan wilayah dan variable yang ada dalam BDT itu sendiri, yang semuanya dapat diakses melalui website di http://www.tnp2k.go.id.

“Ide dasar pengembangan BDT adalah agar supaya masyarakat miskin dapat menerima berbagai program bantuan secara sekaligus. Sebab jika hanya menerima secara parsial, maka sulit keluar dari garis kemiskinan,” Jelas Bambang Widianto. Ditambahkannya bahwa sebelum adanya BDT, hanya kurang dari 30 persen masyarakat miskin yang menerima ketiga program perlindungan sosial seperti BSM, Raskin dan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) secara sekaligus.

Dengan adanya BDT ini, maka Pemerintahan SBY-Boediono dapat meluncurkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dimana momentumnya terjadi pada saat pemerintah menaikkan harga BBM pada tahun 2013. Pada saat itu, KPS menjadi sistem penyaluran BLSM, BSM dan Raskin yang efektif. KPS sendiri berlaku selama tahun 2013 – 2014 dan diluncurkan kepada 15,5 juta Rumah Tangga Miskin dan Rentan yang mencakup 25 persen dari masyarakat dengan status sosial ekonomi terendah.

“KPS ini merupakan kartu penanda rumah tangga miskin dan merupakan kartu pertama yang diluncurkan Pemerintah Indonesia yang dapat digunakan untuk mendapatkan manfaat berbagai program perlindungan sosial,” Jelas Bambang Widianto.

Dalam evaluasinya, Bambang Widianto menjelaskan bahwa sekalipun terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 4,25 Juta selama lima tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tetap besar yang mencapai 28,28 Juta serta ketimpangan cenderung naik. Oleh karena itu, agenda Pemerintahan yang akan datang juga harus menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai agenda prioritas.

“Upaya penanggulangan kemiskinan tidak berdiri sendiri, tetapi harus dibarengi dengan upaya mengontrol garis kemiskinan itu sendiri yang sangat dipengaruhi oleh meningkatknya harga bahan makanan. Ketidakmampuan kita mengontrol inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga makanan membuat garis kemiskinan meningkat dan menyebabkan meningkatkatnya jumlah penduduk miskin,” jelas Bambang Widianto.

Pada kunjungan tersebut, Bambang Widianto didampingi antar lain oleh Kepala Tim Penasihat Kebijakan TNP2K Dr. Sudarno Sumarto, Ketua POKJA Perlindungan Sosial Sri Kusumastuti Rahayu, Ketua Tim Unit Pengelola Basis Data Terpadu Octovianus Tjiantoro, serta Koordinator Program KIAT Guru Dewi Susanti. Sementara itu, jajaran Redaksi Tempo dipimpin oleh Redaktur Pelaksana Nasional dan Hukum Budi Setyarso dan didampingi oleh jajaran redaksi lainnya.

sumber: TNP2K

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: