Sosialisasi dan Pengacakan Sekolah Uji Coba Kebijakan KIAT Guru

tnp2kMatias Mairuma, Bupati Kaimana, membuka acara Sosialisasi dan Pengacakan Sekolah Kegiatan Uji Coba Kinerja dan Akuntabilitas Guru (KIAT Guru) di Kaimana Beach Hotel (20/10). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dengan Kabupaten Kaimana yang sebelumnya telah ditetapkan dalam Perjanjian Kerjasama dan dipertegas dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Kaimana mengenai Uji Coba Kebijakan Peningkatan Akuntabilitas Pelayanan Pendidikan.

Kegiatan Sosialisasi dan Pengacakan Sekolah KIAT Guru di Kabupaten Kaimana dihadiri oleh Bupati Kaimana, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, Kepala DPPKAD, perwakilan Ketua DPRD, Ketua PGRI Kaimana, Kepala Distrik Kaimana, Kepala Distrik Arguni Atas, serta Kepala Kampung dan Kepala Sekolah dari 10 Sekolah Dasar yang menjadi peserta uji coba. Kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari Australian AID, program Australian Indonesia Partnership for Decentralization (AIPD), dan tim KIAT Guru – TNP2K.

Dalam sambutannya, Matias mengucapkan terima kasih kepada TNP2K dan Australian Aid yang telah memberikan dukungan agar anak-anak di Kaimana mendapatkan proses pembelajaran yang baik dari para guru. Beliau juga mengungkapkan keprihatinannya dengan kurangnya kualitas sumber daya manusia serta tingkat kehadiran guru di Kaimana yang menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini. Sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi guru, sejak tahun 2010 Pemerintah Daerah Kaimana telah mengalokasikan tunjangan zona, yang diberikan kepada guru-guru dengan kisaran antara Rp 1.000.0000 hingga Rp 2.500.000 setiap bulan, tergantung dari tingkat kesulitan geografis.

KIAT Guru akan melakukan mekanisme uji coba yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya peningkatan pelayanan pendidikan dan yang mengaitkan pembayaran tunjangan zona berdasarkan kehadiran dan kualitas layanan pendidikan.

“KIAT Guru memonitor pelayanan pemerintahan, khususnya di bidang pendidikan, sampai ke desa-desa. Para guru diharapkan siap melaksanakan tugas di tempat bertugas. Siapa yang kerja dapat gaji, yang tidak kerja tidak dapat gaji. Kalau uji coba ini berjalan baik, akan dilakukan juga untuk tenaga paramedis di desa,” tegas Matias.

Tim TNP2K didampingi staf Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, selanjutnya berkunjung ke desa Wanggita dan Rafa di Distrik/ Kecamatan Arguni Atas, selain untuk mensosialisasikan kegiatan di tingkat desa, juga memahami lebih lanjut tantangan pelayanan pendidikan di daerah terpencil. Kegiatan serupa akan dilakukan di Kabupaten Keerom, Papua dan Ketapang,Kalimantan Barat yang juga mendukung kegiatan uji coba KIAT Guru.

sumber: TNP2K

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: